Blog

  • Polda Jabar Raih Juara 3 Beregu di Piala Kapolri 2026

    Polda Jabar Raih Juara 3 Beregu di Piala Kapolri 2026

    Kontingen Polda Jawa Barat mengukir catatan manis pada Kejuaraan Tenis Piala Kapolri 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Gelora, Jakarta, 19–25 Juli 2026. Tampil solid sepanjang turnamen, tim tenis Jawa Barat berhasil mengamankan predikat Juara 3 di kategori Beregu Utama setelah melewati laga-laga sengit melawan tim-tim tangguh dari berbagai Polda dan Satker se-Indonesia.

    Perjalanan tim Beregu Polda Jabar menuju posisi tiga besar tidaklah mudah. Bergabung di Pool C bersama Mabes Polri A dan Jawa Timur A, Polda Jabar tampil gigih di babak penyisihan hingga lolos ke putaran utama. Meski langkah menuju final terhenti di babak semifinal, capaian posisi ketiga ini membuktikan kedalaman skuat serta konsistensi daya juang para personel Polda Jabar.

    Keberhasilan di kategori Beregu semakin lengkap dengan performa gemilang perwakilan Jabar di nomor individu. Di kategori Ganda Eksekutif, KBP Raydian K dari Polda Jabar yang berpasangan dengan KBP M Ali (Lemdiklat Polri) berhasil merebut gelar Juara Utama. Pasangan ini tampil dominan dan mengunci kemenangan di partai final atas duet KBP Syarif / KBP Abilio asal Polda Sulawesi Selatan dengan skor 8-4.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Ajang Piala Kapolri 2026 ini sendiri mempertandingkan empat kategori utama, yakni Beregu, Ganda Eksekutif, Ganda Pamen/Pama/PNS/Bati, serta Ganda Prestasi. Polda Sumatera Utara keluar sebagai juara pertama kategori Beregu, sementara kategori Pamen/Pama/PNS/Bati menempatkan pasangan Budi Handoko / Djujuk (Polda Jateng) di podium tertinggi.

    Raihan Juara 3 Beregu dan trofi Ganda Eksekutif ini menjadi bukti nyata keseriusan Polda Jawa Barat dalam membina potensi olahraga para anggotanya. Selain menjadi ajang pembuktian prestasi, keikutsertaan ini turut mempererat tali silaturahmi serta jiwa korsa antarpersonel Polri dari seluruh penjuru Nusantara.Polda Jabar Raih Juara 3 Beregu di Piala Kapolri 2026

    Kontingen Polda Jawa Barat mengukir catatan manis pada Kejuaraan Tenis Piala Kapolri 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Gelora, Jakarta, 19–25 Juli 2026. Tampil solid sepanjang turnamen, tim tenis Jawa Barat berhasil mengamankan predikat Juara 3 di kategori Beregu Utama setelah melewati laga-laga sengit melawan tim-tim tangguh dari berbagai Polda dan Satker se-Indonesia.

    Perjalanan tim Beregu Polda Jabar menuju posisi tiga besar tidaklah mudah. Bergabung di Pool C bersama Mabes Polri A dan Jawa Timur A, Polda Jabar tampil gigih di babak penyisihan hingga lolos ke putaran utama. Meski langkah menuju final terhenti di babak semifinal, capaian posisi ketiga ini membuktikan kedalaman skuat serta konsistensi daya juang para personel Polda Jabar.

    Keberhasilan di kategori Beregu semakin lengkap dengan performa gemilang perwakilan Jabar di nomor individu. Di kategori Ganda Eksekutif, KBP Raydian K dari Polda Jabar yang berpasangan dengan KBP M Ali (Lemdiklat Polri) berhasil merebut gelar Juara Utama. Pasangan ini tampil dominan dan mengunci kemenangan di partai final atas duet KBP Syarif / KBP Abilio asal Polda Sulawesi Selatan dengan skor 8-4.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Ajang Piala Kapolri 2026 ini sendiri mempertandingkan empat kategori utama, yakni Beregu, Ganda Eksekutif, Ganda Pamen/Pama/PNS/Bati, serta Ganda Prestasi. Polda Sumatera Utara keluar sebagai juara pertama kategori Beregu, sementara kategori Pamen/Pama/PNS/Bati menempatkan pasangan Budi Handoko / Djujuk (Polda Jateng) di podium tertinggi.

    Raihan Juara 3 Beregu dan trofi Ganda Eksekutif ini menjadi bukti nyata keseriusan Polda Jawa Barat dalam membina potensi olahraga para anggotanya. Selain menjadi ajang pembuktian prestasi, keikutsertaan ini turut mempererat tali silaturahmi serta jiwa korsa antarpersonel Polri dari seluruh penjuru Nusantara.

  • Jelang Opening Piala Presiden, Polda Jabar Gelar Apel Kesiapan Pengamanan di Stadion Si Jalak Harupat.

    Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Opening Laga Pramusim Piala Presiden sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan pertandingan yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026)

    Apel kesiapan dipimpin oleh Karoops Polda Jawa Barat Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, S.I.K., M.Si., didampingi oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldy Subartono. Kegiatan tersebut diikuti oleh personel pengamanan dari unsur Polri beserta instansi terkait yang akan bertugas mengamankan jalannya pertandingan.

    Dalam arahannya, Karoops Polda Jabar menegaskan pentingnya kesiapan seluruh personel, baik dari aspek kekuatan, perlengkapan, maupun pelaksanaan tugas di lapangan. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengecekan terhadap kesiapan personel guna memastikan seluruh anggota siap melaksanakan pengamanan secara optimal.

    Penekanan utama dalam apel disampaikan kepada seluruh personel yang bertugas di pintu-pintu masuk stadion. Setiap petugas diminta melaksanakan pemeriksaan secara ketat terhadap para penonton, khususnya terkait kepemilikan tiket pertandingan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hanya penonton yang memiliki tiket resmi yang dapat memasuki area stadion, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

    Selain pemeriksaan tiket, personel juga diinstruksikan untuk mengedepankan sikap humanis namun tetap tegas dalam menjalankan prosedur pengamanan, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penonton maupun peserta pertandingan.

    Melalui apel kesiapan ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan terbaik demi mendukung suksesnya penyelenggaraan opening laga pramusim Piala Presiden, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 resmi bergulir mulai 25 Juli 2026 dan laga pembuka digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

  • Kapolda Jabar Pastikan Pembukaan Piala Presiden 2026 Berjalan Aman dan Lancar.

    Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., melakukan pengecekan secara langsung kesiapan pengamanan pembukaan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jawa Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait untuk memastikan seluruh rangkaian acara pembukaan turnamen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran kedua menteri tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan ajang pramusim sepak bola nasional.

    Kapolda Jabar meninjau langsung kesiapan personel pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, hingga sistem pengamanan di dalam dan sekitar stadion. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemain, official, tamu undangan, serta ribuan suporter yang memadati Stadion Si Jalak Harupat.

    Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan bahwa Polda Jawa Barat telah menyiapkan pola pengamanan secara maksimal melalui sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, dan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan pembukaan Piala Presiden 2026 berjalan kondusif.

    Selain memastikan kelancaran seremoni pembukaan, Kapolda Jabar juga memantau jalannya pertandingan pembuka yang mempertemukan Persib Bandung melawan Arema FC. Berkat kesiapan pengamanan dan kerja sama seluruh pihak, pertandingan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sehingga para penonton dapat menikmati jalannya laga dengan nyaman.

    Polda Jawa Barat mengapresiasi seluruh masyarakat dan suporter yang telah menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan. Diharapkan situasi kondusif ini dapat terus terjaga selama seluruh rangkaian pertandingan Piala Presiden 2026 berlangsung di Jawa Barat.

  • Anggota Lalulintas Polsek Bogor Tengah Lakukan Gatur Lalin di Sejumlah Ruas Jalan, Ciptakan Berkendara Aman dan Nyaman

    Kota Bogor-Anggota Lalulintas Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota Polda Jabar lakukan giat pengaturan di sejumlah ruas jalan antisipasi kepadatan volume kendaraan saat weekend dikarenakan wisatawan meningkat memasuki Kota Bogor, Minggu (25/7/2026).

    Hal itu sesuai arahan kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro sebagai pelayanan terhadap masyarakat.

    “Anggota kami sebar lebar ke beberapa lokasi yang terdampak kepadatan volume kendaraan terutama saat pagi hari,” ucap Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo.

    “Jl. Dewi Sartika, Simpang Paledang, Jl. M.A Salamun, Simpang Asem, lalulintas disiagakan di lokasi terdapampak kepadatan arus lalulintas untuk mengurai apabila terjadi penumpukan kendaraan,” pungkasnya.

  • Seleksi Taruna Akpol Masuk Tahap Akhir, Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Catar

    Panitia Pusat Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 menggelar pemeriksaan penampilan peserta calon taruna (catar). Pemeriksaan ini dipimpin langsung Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

    “Masa depan Polri, akan sangat bergantung pada sejauh mana generasi penerus disiapkan. Bagaimana kita tak hanya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan hebat, tapi juga karakter kuat, kepedulian sosial, dan keberanian untuk memimpin perubahan,” ucap Komjen Dedi di lokasi, Lantai 2 Gedung Serba Guna Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (24/7/2026).

    Pemeriksaan penampilan digelar dua hari, mulai hari ini hingga Sabtu (25/7). Pemeriksan penampilan oleh Komjen Dedi dan sejumlah pejabat Polri bertujuan sebagai evaluasi akhir hasil seleksi panitia daerah dan pusat, serta memberikan penilaian menyeluruh terhadap para catar.

    Pemeriksaan penampilan catar merupakan tahap akhir dari rangkaian seleksi, yang digelar Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri selaku panitia pusat. Untuk diketahui rangkaian seleksi diawali pemeriksaan administrasi, tes akademik, tes kesamaptaan, tes psikologi, tes kesehatan, serta pendalaman mental dan kepribadian (PMK) di tingkat panitia daerah yang digelar oleh 36 biro SDM polda.

    Peserta seleksi yang lolos di tingkat daerah, dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Di Akpol, para catar menjalani lagi serangkaian tes seperti yang dilalui di tingkat polda.

    “Rikpil (pemeriksaan penampilan) bukan sekadar melihat penampilan secara fisik, melainkan menjadi evaluasi menyeluruh untuk memastikan hasil seleksi sebelumnya benar-benar mencerminkan kualitas calon taruna yang akan dididik menjadi perwira Polri,” tutur Komjen Dedi.

    Berdasarkan data SSDM Polri, tahap pemeriksaan penampilan diikuti 404 peserta. Mereka terdiri dari 365 calon taruna (pria) dan 35 calon taruni (wanita).

    Selain Komjen Dedi, para pejabat utama Polri yang menjadi penilai adalah Kalemdiklat Polri Komjen R.Z. Panca Putra, Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Tomex Korniawan, dan Gubernur Akpol Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga.

  • Wartawan Desak Polri Tuntaskan Kasus Hotman Paris, Tegaskan Tak Ada yang Kebal Hukum

    Bandung – Puluhan wartawan menggelar aksi solidaritas di depan Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (24/7/2026). Aksi yang dipimpin Taufik M itu menjadi bentuk desakan kepada Polri agar tetap melanjutkan proses hukum terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea atas dugaan pernyataan yang dinilai merendahkan profesi wartawan.

    Dengan membawa spanduk dan poster berisi berbagai tuntutan, massa meminta aparat penegak hukum bertindak profesional serta tidak menghentikan penanganan perkara. Sejumlah poster bertuliskan, “Jurnalis Jabar meminta Polri mengusut pengacara Hotman Paris secara profesional”, “Wartawan atau saya yang tidak punya otak”, hingga “Hotman Paris di mana hatimu” mewarnai jalannya aksi yang berlangsung tertib di bawah pengamanan kepolisian.

    Ketua Jurnalis Hukum Bandung, Suyono, menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan semata menyangkut individu, melainkan menyentuh marwah profesi jurnalistik sebagai salah satu pilar demokrasi. Menurutnya, wartawan memiliki fungsi kontrol sosial yang mengawal jalannya pemerintahan dan penegakan hukum, sehingga tidak pantas dilecehkan oleh siapa pun.
    “Kami tidak ingin ada pihak yang saling merendahkan. Wartawan memang bukan penegak hukum, tetapi kami menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya hukum dan pemerintahan. Karena itu kami meminta Polri mengusut dan memeriksa saudara Hotman Paris hingga tuntas,” tegas Suyono.

    Koordinator aksi, Taufik M, menambahkan bahwa permintaan maaf secara pribadi tidak otomatis menghapus proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, penegakan hukum harus tetap dilakukan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus memberikan pesan bahwa tidak ada seorang pun yang berada di atas hukum.

    “Permintaan maaf adalah urusan pribadi. Namun proses hukum harus tetap berjalan agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa setiap orang wajib menghormati profesi orang lain dan bertanggung jawab atas setiap ucapannya,” ujarnya.

    Aspirasi para wartawan diterima langsung oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Ia menyampaikan bahwa Polri memandang media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta mengawal transparansi penegakan hukum. Seluruh tuntutan yang disampaikan, kata Hendra, akan diteruskan kepada Mabes Polri sebagai bahan dalam penanganan perkara.

    Aksi ditutup dengan penyerahan pernyataan sikap kepada Polda Jawa Barat. Para wartawan berharap laporan yang telah diajukan diproses secara profesional, transparan, dan tanpa penghentian perkara. Bagi mereka, penyelesaian kasus ini bukan hanya menyangkut keadilan hukum, tetapi juga menjadi ujian komitmen negara dalam melindungi kehormatan profesi jurnalistik serta memastikan tidak ada pihak yang kebal terhadap hukum.

  • Matangkan Strategi Pengamanan Piala Presiden 2026, Polda Jabar Gelar Simulasi Taktis Tiga Lapis di Si Jalak Harupat

    Guna mematangkan kesiapan pengamanan menjelang bergulirnya turnamen pramusim bergengsi Piala Presiden 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar simulasi Tactical Wall Game (TWG) di Gymnasium Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Jumat (24/7/2026) pagi. Pelatihan taktis yang dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Jabar, Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, S.I.K., M.Si, ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, Irwasda, Kabid Humas, Dir Intel, Dir Pam Obvit, hingga para Kabag Ops dari Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, dan Polres Cimahi.

    Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, menegaskan bahwa simulasi TWG bersifat wajib agar seluruh personel yang bertugas di lapangan memiliki pemahaman yang presisi mengenai posisi, peran, serta tata cara bertindak sesuai rencana operasional. Penyelenggaraan event skala nasional ini dipandang bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah pertaruhan kepercayaan publik terhadap institusi Polri dan pemerintah. Melalui kesiapan yang matang, Polda Jabar berkomitmen membuktikan bahwa turnamen olahraga berskala besar dapat berjalan aman, tertib, dan menjadi hiburan yang nyaman bagi masyarakat luas.

    “Demi mengawal kelancaran turnamen, kepolisian mengerahkan sedikitnya 1.500 personel gabungan yang mengedepankan sinergi lintas sektoral bersama TNI, Pemerintah Daerah, Satbrimob, hingga jajaran polres kewilayahan. Skema pembagian tugas telah dipetakan secara terintegrasi; Polresta Bandung bertanggung jawab penuh pada keamanan area utama pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, sementara Polres Cimahi dan Polrestabes Bandung mengamankan jalur kedatangan peserta, tempat penginapan, hingga lokasi latihan para tim peserta.” ungkapnya.

    Terkait manajemen penonton dan suporter, Polda Jabar menerapkan saringan keamanan ketat yang terbagi dalam tiga lapisan utama (ring pengamanan). Pemeriksaan berlapisan ini dirancang mulai dari gerbang luar kawasan stadion, pintu masuk area utama, hingga zona satu di sekitar lapangan guna mengantisipasi serta mencegah masuknya barang- barang terlarang. Langkah antisipatif ini diambil demi menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh pihak yang hadir di area stadion selama pertandingan berlangsung.

    Menutup keterangannya, pihak kepolisian mengimbau dan mengetuk kesadaran seluruh elemen suporter agar senantiasa menjaga ketertiban serta mematuhi regulasi yang berlaku selama mendukung tim kesayangan mereka. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan kesiapan penuh aparat keamanan, Polda Jabar optimistis gelaran Pembukaan dan seluruh rangkaian pertandingan Piala Presiden 2026 di Jawa Barat akan berlangsung sukses, aman dan kondusif.

    Bandung, 24 Juli 2026

  • Polda Jabar Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Tactical Wall Game Jadi Kunci Sukses Pengamanan Piala Presiden 2026

    Polda Jawa Barat memastikan seluruh rangkaian Piala Presiden 2026 akan dikawal dengan skema pengamanan yang matang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Simulasi Tactical Wall Game (TWG) yang dipimpin Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif, S.I.K., M.Si., di Gymnasium Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Jumat (24/7/2026).

    Pelaksanaan Tactical Wall Game merupakan bagian dari langkah strategis Polda Jabar untuk menguji kesiapan personel sekaligus menyelaraskan pola koordinasi seluruh unsur pengamanan sebelum bergulirnya turnamen. Melalui simulasi tersebut, setiap tahapan pengamanan dianalisis secara detail, mulai dari pengamanan objek vital, pengaturan arus penonton, pengawalan tim peserta, hingga penanganan potensi gangguan kamtibmas.

    Karo Ops Polda Jabar menekankan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh kesiapan strategi, kecepatan pengambilan keputusan, serta sinergi antarsatgas di lapangan. Oleh karena itu, setiap kemungkinan yang dapat terjadi selama pertandingan dibahas dan disimulasikan secara komprehensif melalui Tactical Wall Game.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan institusi dalam memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama penyelenggaraan Piala Presiden 2026.
    “Polda Jawa Barat tidak ingin hanya siap saat pelaksanaan, tetapi juga siap sejak tahap perencanaan. Melalui Tactical Wall Game ini, seluruh skenario pengamanan kami uji agar setiap personel memahami tugas dan mampu bertindak cepat, tepat, serta profesional dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Polda Jabar mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas dalam menjaga keamanan. Pengamanan akan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh fungsi kepolisian serta bersinergi bersama TNI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, dan stakeholder terkait.

    Dengan pelaksanaan Tactical Wall Game tersebut, Polda Jawa Barat menegaskan kesiapannya untuk mengawal seluruh pertandingan Piala Presiden 2026 agar berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keamanan yang terjaga diharapkan dapat menciptakan suasana kompetisi yang kondusif sehingga para pemain, ofisial, dan suporter dapat menikmati jalannya pertandingan dengan rasa aman dan nyaman.

    Bandung, 24 Juli 2026

  • Menjaga Kamtibmas Aman dan Kondusif, Polsek Bogor Tengah Tingkatkan Patroli Lokasi Rawan

    KOTA BOGOR – Anggota Patroli Samapta Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota Polda Jabar melakukan patroli ke sejumlah lokasi yang rawan akan gangguan keamanan dalam rangka pencegahan terhadap pelaku kriminal.

    Hal itu sesuai arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro untuk menjaga kamtibmas aman kondusif.

    “Patroli yang dilakukan merupakan kegiatan rutin dengan sasaran lokasi rawan, wilayah pemukiman warga antisipasi pelaku curas, curanmor dan gangguan keamanan lainnya,” ucap Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo, Jumat (24/7/2026).

    “Diharapkan patroli yang kami lakukan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta dapat mencegah pelaku kejahatan melakukan aksinya” pungkasnya.

  • Patroli Gabungan, Ratusan Personel Sisir Bandung Dini Hari, Polisi Hadir Beri Rasa Aman bagi Warga

    Patroli Gabungan, Ratusan Personel Sisir Bandung Dini Hari, Polisi Hadir Beri Rasa Aman bagi Warga

    Polrestabes Bandung menggelar patroli gabungan skala besar bersama Polda Jawa Barat, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan di wilayah Kota Bandung. Patroli berlangsung pada Kamis (20/7/2026) dini hari, mulai pukul 00.00 WIB hingga 03.00 WIB.

    Kegiatan dipimpin Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar didampingi Kapolrestabes Bandung, Wakapolrestabes Bandung, jajaran pejabat utama Polda Jabar, serta pejabat operasional Polrestabes Bandung.

    Sebanyak 238 personel diterjunkan dalam patroli gabungan tersebut. Personel terdiri dari unsur Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat, TNI, Satpol PP Kota Bandung, Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Dinas Perhubungan Kota Bandung, dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat.

    Patroli menyasar sejumlah ruas jalan utama yang dinilai rawan terjadinya kejahatan jalanan, di antaranya kawasan Dago Cikapayang, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Diponegoro, Jalan Pajajaran, Jalan Kebon Kawung, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Wastukancana, Jalan Aceh, Jalan Merdeka, sebelum kembali ke Mako Polrestabes Bandung.

    Patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari.

    masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan maupun tindak pidana.

    Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menegaskan patroli gabungan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

    “Patroli terpadu ini merupakan langkah preventif yang melibatkan seluruh unsur agar ruang gerak pelaku kejahatan semakin terbatas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat,” ujar Brigjen Adi Vivid.

    Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polrestabes Bandung terpantau aman dan kondusif. Kehadiran patroli gabungan juga dinilai mampu meminimalisasi potensi kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari.

    Bandung, 23 Juli 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar